Archive for the ‘Internet’ Category

Sejarah gprs

Slasa, Juni 8th, 2010

GPRS (singkatan bahasa Inggris: General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).

1. Sejarah
Kemunculan GPRS didahului dengan penemuan telepon genggam generasi 1G dan 2G yang kemudian mencetuskan ide akan penemuan GPRS. Penemuan GPRS terus berkembang hingga kemunculan generasi 3G, 3,5G, dan 4G. Perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya. 1. Generasi 1G: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). 2. Generasi 2G: digital, kecepatan rendah – menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. 2G merupakan jaringan telekomunikasi seluler yang diluncurkan secara komersial pada GSM di Finlandia oleh Radiolinja pada tahum 1991.

Time Division Multiple Access (TDMA): membagi frekuensi radio berdasarkan satuan waktu. Teknologi ini memungkinkan untuk melayani beberapa panggilan secara sekaligus melakukan pengulangan-pengulangan dalam irisan waktu tertentu yang terdapat dalam satu channel radio.
Personal Digital Cellular: Cara kerja mirip dengan TDMA, PDC lebih banyak digunakan di negara Jepang.
iDEN: teknologi berbasis CDMA dengan arsitektur GSM memungkinkan untuk membuka aplikasi Private Mobile Radio dan Push to Talk.
Digital European Cordless Telephone: teknologi ini berbasis TDMA digunakan untuk keperluan bisnis dalam skala menengah ke atas.
Personal Handphone Secvice: teknologi ini tidak jauh berbeda dengan DECT, kecepatan transmisinya jauh lebih cepat dan digunakan dalam lingkungan yang lebih luas.
IS-CDMA: Teknologi ini meningkatkan kapasitas sesi penelponan dengan menggunakan metode pengkodean yang unik untuk setiap kanal frekuensi yang digunakan.
GSM: teknologi GSM menggunakan sistem TDMA dengan alokasi kurang lebih delapan di dalam satu channel frekuensi sebesar 200kHz per satuan waktu. Kelebihan dari GSM ini adalah interface yang tinggi bagi para provider dan penggunanya.

3. Generasi 3G : digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.

4. Generasi 3,5G: memungkinkan akses internet yang lebih cepat. Contoh: HSDPA.

5. Generasi 4G : merupakan Long Term Evolution (LTE) yakni, evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk dibedakan dengan jelas antara teknologi 3G dan 4 G. Contoh: Wimax Mobile Standard.

Sekilas
GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip ‘tunnelling’. Ia menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara kasar sampai 160 kbps dibandingkan dengan 9,6 kbps yang dapat disediakan oleh rangkaian tersakelar GSM. Kanal-kanal radio ganda dapat dialokasikan bagi seorang pengguna dan kanal yang sama dapat pula digunakan dengan berbagi antar pengguna sehingga menjadi sangat efisien. Dari segi biaya, harga mengacu pada volume penggunaan. Penggunanya ditarik biaya dalam kaitannya dengan banyaknya byte yang dikirim atau diterima, tanpa memperdulikan panggilan, dengan demikian dimungkinkan GPRS akan menjadi lebih cenderung dipilih oleh pelanggan untuk mengaksesnya daripada layanan-layanan IP.

GPRS merupakan teknologi baru yang memungkinkan para operator jaringan komunikasi bergerak menawarkan layanan data dengan laju bit yang lebih tinggi dengan tarif rendah ,sehingga membuat layanan data menjadi menarik bagi pasar massal. Para operator jaringan komunikasi bergerak di luar negeri kini melihat GPRS sebagai kunci untuk mengembangkan pasar komunikasi bergerak menjadi pesaing baru di lahan yang pernah menjadi milik jaringan kabel, yakni layanan internet. Kondisi ini dimungkinkan karena ledakan penggunaan internet melalui jaringan kabel (telepon) dapat pula dilakukan melalui jaringan bergerak. Layanan bergerak yang kini sukses di pasar adalah, laporan cuaca, pemesanan makanan, berita olah raga sampai ke berita-berita penting harian. Dari perkembangan tersebut, dapat dirasakan dampaknya pada kemunculan berbeagai provider HP yang bersaing menawarkan tarif GPRS yang semakin terjangkau.

Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, [[notebook]] dan [[handheld computer]]. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:

Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
Software yang dipergunakan
Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
Ini menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6 kbps.

Perbedaan GPRS dan WAP
WAP merupakan kependekan dari Wireless Application Protocol adalah teknologi seperti WWW dan merupakan protokol untuk mengakses internet melalui HP, sedangkan GPRS (General Packet Radio Service). adalah teknologi koneksi yang digunakan oleh HP tersebut menuju jalur internet. Misalnya, kita menggunakan broadband pada PC yang terkoneksi ke Speedy.

Komponen Utama
Komponen-komponen utama jaringan GPRS adalah:

GGSN (Gateway GPRS Support Node): gerbang penghubung jaringan GPRS ke jaringan internet. Fungsi dari komponen ini adalah sebagai interface ke PDN (Public Data Network), information routing, network screening, user screening, address mapping.
SGSN (Serving GPRS Support Node): gerbang penghubung jaringan BSS/BTS ke jaringan GPRS. Komponen ini berfungsi untuk mengantarkan paket data ke MS, update pelanggan ke HLR, registrasi pelanggan baru.
PCU : komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS

Cara Kerja
SGSN bertugas: 1. Mengirim paket ke Mobile Station (MS) dalam satu area 2. Mengirim sejumlah pertanyaan ke HLR untuk memperoleh profile data pelanggan GPRS (management mobility) 3. Mendeteksi MS-GPRS yang baru dalam suatu area servis yang menjadi tanggung jawabnya (location management) 4. SGSN dihubungkan ke BSS pada GSM dengan koneksi frame relay melalui PCU (Packet Control Unit) di dalam BSC.

GGSN bertugas: 1. Sebagai interface ke jaringan IP external seperti : public internet atau mobile service provider 2. Memutakhirkan informasi routing dari PDU ( Protokol Data Units ) ke SGSN.

GPRS menggunakan sistem komunikasi packet switch sebagai cara untuk mentransmisikan datanya. Packet switch adalah sebuah sistem di mana data yang akan ditransmisikan dibagi menjadi bagian-bagian kecil (paket) lalu ditransmisikan dan diubah kembali menjadi data semula. Sistem ini dapat mentransmisikan ribuan bahkan jutaan paket per detik. Transmisi dilakukan melalui PLMN (Public Land Mobile Network) dengan menggunakan IP seperti 08063464xxx. Karena memungkinkan untuk pemakaian kanal transmisi secara bersamaan oleh pengguna lain maka biaya akses GPRS, secara teori, lebih murah daripada biaya akses CSD. GPRS didesain untuk menyediakan layanan transfer packet data pada jaringan GSM dengan kecepatan yang lebih baik dari GSM. Kecepatan yang lebih baik ini didapat dengan menggunakan coding scheme (CS) yang berbeda dari GSM.

Cara Pemasangan
Untuk dapat menggunakan GPRS (khususnya pada handphone yang mendukung) diperlukan setting terlebih dahulu. Cara setting GPRS terdapat di masing-masing operator. Setting GPRS di HP dapat dilakukan dengan otomatis dan manual. Setting GPRS secara otomatis dapat dilakukan dengan mengirimkan SMS ke provider yang anda miliki, tarifnya bervariasi antar provider, dan format pesan yang dikirimkan juga berbeda-beda tergantung dari setiap provider. Sementara, untuk setting GPRS secara manual HP cukup mengikuti petunjuk setting default yang terdapat di HP, tanpa perlu mengubah-ubahnya lagi. Jika ingin memakai HP untuk koneksi Internet dari PC, anda hanya perlu untuk mengeset GPRS saja, tanpa perlu mengeset WAP ataupun MMS. Tiga hal yang harus diketahui adalah access point name, username, dan password. Selanjutnya, untuk menggunakan GPRS di komputer, dapat menyambungkan handphone yang telah tersetting GPRS itu dengan komputer yang telah tersetting. Cukup memasukkan angka dialling misalnya 08096470 dan klik tombol dial, maka permintaan kita akan segara disambungkan. Saat ini, GPRS di Indonesia kalah bersaing dengan teknologi 2,75G, 3G, 3,5G, dan 4G yang memang pengembangan lebih lanjut dari GPRS.

Pengembangan Gprs
Generasi 2,75G
Generasi 2,75G dikenal dengan generasi EDGE. EDGE diperkenalkan oleh AT&T di Amerika Serikat pada tahun 2003. Secara teknis sebetulnya EDGE telah memenuhi standar 3G yang ditetapkan oleh ITU. Teknologi ini dapat mengirimkan data lebih cepat dari 2.5G.

Generasi 3G
Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke mana saja. Perkembangan teknologi 3G secara komersial dimulai pada Oktober, 2001, ketika NTTDoCoMo dari Jepang dengan teknologi W-CDMA menjual produknya untuk pertama kali secara terbatas. Kemudian disusul oleh SK Telecom, Korea Selatan pada tahun 2002 dengan teknologi 1xEV-DO, diikuti oleh KTF dari Korea Selatan dengan teknologi EV-DO. Keberhasilan layanan 3 G di kedua negara ini disebabkan oleh faktor dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walau pun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.

Di Eropa, dipelopori oleh British Telecom dan Telenor dengan teknologi W-CDMA pada Desember 2001. Di Amerika Serika jaringan 3G dipelopori oleh Monet Mobile Networks dengan teknologi CDMA20001xEV-DO, diikuti oleh Verizon Wireless pada tahun 2003. Di Australia jaringan 3G komersial pertama kali diperkenalkan oleh Hutchinson Telecommunication dengan nama Three pada bulan maret 2003. Pada bulan Desember 2007 jaringan 3G telah dioperasikan di 40 negara dan 154 jaringan HSDPA telah beroperasi di 71 negara, dan 200 juta pelanggan telah terhubung melalui jaringan 3G.

Perkembangan teknologi 3G mengharuskan pengaturan spektrum secara global, melalui penyediaan pita (band) yang lebih luas. Adanya teknologi 3G sebagai hasil pengembangan teknologi generasi kedua, yaitu hasil perkembangan evolusioner, yang masih menggunakan perangkat jaringan 2G yang diperluas dan hasil perkembangan revolusioner yang memerlukan jaringan dan alokasi frekuensi yang sama sekali baru. Secara evolusioner, IMT-2000 telah menerapkan dua macam evolusi ke 3G, yakni dari 2G CDMA standard IS-95 (cdmaOne) ke IMT-SC (cdma2000) dan dari 2G TDMA standars (GSM/IS-136) ke IMT-SC (EDGE). Secara revolusioner, IMT-2000 membangun alokasi spektrum yang baru terkait tuntutan saluran yang makin luas.

Salah Paham Akan 3G
Ada beberapa pemahaman yang salah tentang 3G dalam masyarakat umum:

1.Layanan 3G tidak bisa tanpa ada cakupan layanan 3G dari operator. Hanya membeli sebuah handset 3G, tidak berarti bahwa layanan 3G dapat dinikmati. Handset dapat secara otomatis pindah ke jaringan 3G bila, pelanggan tidak menerima cakupan 3G. Sehingga bila seseorang sedang bergerak dan menggunakan layanan video call, kemudian terpaksa berpindah ke jaringan 2G, maka layanan video call akan putus.
2.Layanan 3G berada pada frekuensi 1.900 Mhz. ITU-T memang mendefinisikan layanan 3G untuk GSM pada frekuensi 1.900 Mhz dengan lebar pita sebesar 60 Mhz. Namun, pada umumnya, teknologi berbasis CDMA2000 menggunakan spektrum di frekuensi 800 Mhz, atau yang biasa dikenal sebagai spektrum PCS (Personal Communication System).
Kelebihan dan kekurangan 3G
1.Kelebihan: Perkembangan teknologi pita lebar bergerak menguntungkan baik untuk dunia bisnis, pemerintahan maupun perorangan, karena semakin baru teknologinya semakin besar data yang dapat dikirimkan dalam waktu yang lebih singkat. Jenis data yang dapat dikirimkan juga menjadi lebih beragam, tidak hanya huruf dan angka, tetapi juga gambar diam, gambar bergerak, dan suara.
2.Kekurangan: Disamping harganya lebih mahal, perlu diperhatikan aspek keamanannya dan aspek etika di dalam penggunaan teknologi yang baru. Peran ITU sangat penting di sini.Penyedia jasa layanan pita lebar bergerak harus membangun jaringan baru yang memerlukan investasi yang sangat besar.
Generasi 3,5G
Generasi 3,5G merupakan pengembangan dari 3G yang memungkinkan pengiriman data lebih cepat. Perbandingan antara 3G dan 3,5G terlihat jelas pada kecepatan transmisinya. Pada 3G, kecepatan transmisi maksimal 384kbps, sementara pada 3,5G kecepatan transmisi maksimal mencapai 3,6Mbps. Generasi 3G dan 3,5G mendukung layanan video call yang memungkinkan penelpon dan penerima saling bertatap muka.

Generasi 4G
Belakangan ini industri nirkabel mulai mengembangkan teknologi 4G, meskipun sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknolgoi 4G yaitu WiMax mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G). Diharapkan ITU segera melaksanakan penggunaan IMT-2000 (3G) dan IMT-Advanced (4G), konsekuensinya ITU harus menambah pita baik dibawah 1 GHz maupun diatas 2GHz.

Referensi
Agusli, Rachmat. 2008. Panduan Koneksi Internet 3G & HSDPA di Handphone & Komputer. Jakarta: Mediakita.
Kadir, Abdul & Terra Ch, Triwahyuni. 2003. Pengenalan Teknologi Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Turban E, Rainer Jr EK, Potter RE. 2006. Pengantar Teknologi Informasi Edisi 3. Jakarta: Penerbit Salemba Infotek.
Bahan Ajar Kuliah Jaringan Telepon oleh Ir. Prima Kristalina, MT. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Setting modem

Senen, Pebruari 22nd, 2010

Berikut ini buat seting modem di laptop / pc tanpa pcsuite, berikut langkah langkahnya

1. Klik Start> Control Panel> Phone/Modem Options> Pilih modem ( Modem Nokia yang kamu pake)
2. Klik kanan pada icon Modem Nokiamu, pilih Properties > Advance>
Extra Setting> Masukkan string: AT+CGDCONT=1, “IP”, “indosatgprs”
pada dialog bok yang disediakan, trus klik OK

Setting Connection :

1. Klik Start> Control Panel> Network Connections> Create New Connection

2. Next> Pilih Conect to The Internet > Next lagi

3. Pilih Set Up My Connection Manually> Next> Pilih Connect Using A Dial-Up Modem> Next

4. Isi nama : indosatgprs > Next> Isi Dial up number: *99***1# >
Next> Isi Username : indosat > Password : indosat > Next>
Finished

Melakukan Koneksi ke Internet:

1. Klik Start > Settings> Network Connections> dan pilih Indosatgprs

2. Saat muncul window Dial up, klik Connect

3. Maka akan tampil status verivikasi username dan password, jika koneksi
berhasil maka akan tampil di pojok kiri bawah sebuah indikator koneksi
bergambar dua buah komputer

4. Klik icon browser Internet Explorer atau yang lainnya, dan berselancarlah…

5. Apabila mau mengakhiri internetan maka close window Internet explorer,
dan klik kanan icon indikator koneksi, pilih disconect.

Daftar Koneksi Dial Up untuk kartu lain :

TELKOMSEL
User : wap
Password : wap123
Dial : *99***1#

TELKOM FLASH
User : [KOSONGKAN]
Password : [KOSONGKAN]
Dial : *99***1#

MATRIX
User : [kosongkan]
Password : [kosongkan]
Dial : *99***1#

MENTARI
User : indosat
Password : indosat
Dial : *99***1#

IM3
User : gprs
Password : im3
Dial : *99***1#

IM3 (DURASI) Rp 100,-/menit
User : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
Dial : *99***1#

XL
User : xlgprs
Password : proxl
Dial : *99***1#

Fren (Mobile-
User : m8
Password : m8
Dial : #777

TELKOMFLEXY
User : telkomnet@flexi
Password : telkom
Dial : #777

STARONE
User : starone
Password : indosat
Dial : #777

Jaringan Warnet

Jemuah, Desember 4th, 2009

Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator. Dengan mematok biaya yang cukup lumayan ya… sekitar Rp. 50.000 per pc client Rp. 400.000 s/d 700.000 untuk setup server di luar biaya lain-lain mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan.

Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

1

Hub /Switch /Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.

Modem
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM 300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.

Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah
alamat IP default bagi Modem).
2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai
dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable,
sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu
demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP
Client secara otomatis.
5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk
time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya
rekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk
melalukannya pada option berikut :
7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP
kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah
dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang
mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan
bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran
Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .
Sinkronisasi
Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah
selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System

3

b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer, nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.

4

c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.

i. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.5

ii. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.

6

iii. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.

7

iv. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi /Reboot.

2) Sinkronisasi Waktu/Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now

8

c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben succesfully Synchronized.
d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.

9

Internet Connection Sharing (ICS)
Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.

10

2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this computer’s Internet Connection.
3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.

11

4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan terhubung melalui PC Server (192.168.0.1)

Network Setup
Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup)

13

14

2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet

untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to
the internet through a residental gateway.

15

3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem. Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.

16

4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).

17
5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer agar langkah setting lebih mudah

18

6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.

19

7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan /
Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.

20

8 ) Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan barunya.
21

9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.

2223

Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.

Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.

Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.

Setting Gprs

Setu, Oktober 10th, 2009

Berikut setingan gprs untuk provider di indonesia, moga bermanfaat buat kawan kawan yang masih bingung

Setting GPRS MENTARI OTA :
Ketik SMS: GPRS spasi MerkHP spasi TypeHP
Kirim Ke: 3000
Contoh: GPRS NOKIA 7650

Setting GPRS Manual :

Profile Name : INDOSATGPRS
User name : indosat
APN : www.satelindogprs.com
Password : indosat
Gateway IP : 10.19.19.19
Homepage : http://wap.klub-mentari.com
Data Bearer : GPRS
Proxy port number :

Setting GPRS MATRIX OTA :
Ketik SMS: GPRS spasi MerkHP spasi TypeHP
Kirim Ke: 3939
Contoh: GPRS NOKIA 7650

Setting GPRS Manual :

Profile Name : Satelindo Homepage
User name :
APN : www.satelindogprs.com
Password :
Gateway IP : 202.152.162.250
Homepage : http://wap.matrix-centro.com
Data Bearer : GPRS
Proxy port number : 9201

Setting GPRS IM3 OTA :
Ketik SMS: GPRS spasi MerkHP spasi TypeHP
Kirim Ke: 3939
Contoh: GPRS NOKIA 7650

Setting GPRS Manual :

Profile Name :
User name : gprs
APN : www.indosat-m3.net
Password : im3
Gateway IP : 010.019.019.019
Homepage : http://wap.m3-access.com
Data Bearer : GPRS
Proxy port number : 9201 atau 8080

Setting GPRS XL OTA :
Ketik SMS: GPRS spasi MerkHP spasi TypeHP
Kirim Ke: 9667
Contoh: GPRS NOKIA 7650

Setting GPRS Manual :

Profile Name : XL GPRS
User name : xlgprs
APN : www.xlgprs.net
Password : proxl
IP Address : 202.152.240.50
Homepage : http://wap.lifeinhand.com
Data Bearer : GPRS
Proxy port number : 8080

Setting GPRS TELKOMSEL OTA :
Ketik SMS: S spasi MerkHP spasi TypeHP
Kirim Ke: 5432
Contoh:
S NOKIA 7650

Setting GPRS Manual :

Profile Name : TSEL GPRS
APN : Telkomsel
User name : wap
Prompt Password : No
Password : wap123
Authentication : Normal
Gateway IP address : 10.1.89.130
Homepage : http://wap.telkomsel.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent

GPRS & MMS TELKOMSEL

GPRS & MMS TELKOMSEL
HALLO-SIMPATI-AS

secara online menggunakan sms atau operator, secara manual menggunakan settingan dibawah ini.

Telkomsel
Merupakan operator gsm yang memiliki produk Kartu Hallo, Simpati dan Kartu As.

Setting manual GPRS Telkomsel
Connection Name : Telkomsel
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : telkomsel
Username : wap
Prompt Password : No
Password : wap123
Authentication : Normal
Proxy address : 10.1.89.130
Homepage : http://wap.telkomsel.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent

Setting manual MMS Telkomsel
Connection Name : tel-MMS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : mms
Username : wap
Prompt Password : No
Password : wap123
Authentication : Normal
Proxy address : 10.1.89.150
Homepage : http://mms.telkomsel.com/
Connection Security : Off

Petunjuk Umum

1. Kecuali untuk kartu IM3, penyetingan GPRS atau MMS memerlukan proses aktivasi terlebih dahulu.
2. Proses aktivasi dilakukan dengan cara menghubungi operator yang bersangkutan sesuai kartu yang digunakan.
3. Mengenai cara melakukan aktivasi secara detil dapat dilihat pada detil penyetingan GPRS di bawah ini.

Setting GPRS Matrix / Mentari
Profile Name : satelindo
Homepage URL : http://wap.matrix-centro.com
IP Address : 202.152.162.250:9200
Bearer : GPRS
User Name :
Password :
APN : satelindogprs.com

Activate GPRS : ACTGPRS kirim ke 888
Call Center : (021) 5438 8888 atau 222 (dari handphone)

Setting GPRS simPATI (Telkomsel)

1. Menggunakan ponsel dengan fasilitas GPRS.

2. Masih memiliki pulsa minimum Rp. 500,- dibawah nilai tersebut Anda tidak dapat menggunakan layanan GPRS, MMS maupun SMS.

3. Mendaftar sebagai pelanggan GPRS, yang hanya dapat dilakukan melalui SMS.

Caranya :
- Ketik pesan SMS : GPRS [Nomor Kartu]
- Contoh : GPRS 6210009922069556
- Kirim ke : 6616

Catatan :
- Tarif pesan kirim SMS : Rp. 350 ,- / pesan.
- Nomor kartu merupakan nomor ICCID (Integrated Circuit Card Identification) yang terdiri dari 16 (enam belas) digit nomor dan terdapat di belakang chip kartu simPATI Nusantara Anda.
- Isi pesan tidak tergantung pada huruf besar atau kecil (non case sensitive).
- Dalam pengetikan nomor kartu tidak boleh ada spasi.

4. Sistem akan memberikan pesan notifikasi SMS kepada Anda setelah beberapa waktu untuk memberitahukan bahwa permintaan aktivasi sedang diproses : “Your request for GPRS Setup already received. Please wait for max. 48 hours for succesfull activation notification message.”

5. Pemrosesan aktivasi membutuhkan waktu maksimum 48 jam.

6. Setelah proses aktivasi sukses dilakukan, sistem akan memberitahukan kepada Anda melalui SMS dari 6616 : “Welcome to GPRS Service! Your GPRS service has been activated. Please visit www.telkomsel.com for more information”

7. Melakukan setting pada terminal komunikasi yang digunakan dengan parameter-parameter seperti berikut :

? Connection Name : APN Telkomsel
? Data Bearer : GPRS
? Access Point Name : telkomsel
? Username : wap
? Prompt Password : No
? Password : wap123
? Authentication : Normal
? Homepage : http://wap.telkomsel.com
? WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130
? Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)

8. Berada di wilayah layanan GPRS.

9. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda telah terdaftar pada www.telkomsel.com.

10. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda melakukan setting handset untuk menggunakan Access Point Name (APN) telkomsel.

Setting GPRS kartuHALO (Telkomsel)

1. Menggunakan ponsel dengan fasilitas GPRS.

2. Mendaftar sebagai pelanggan GPRS, pendaftaran dapat dilakukan di GraPARI atau hubungi Caroline di nomor 111, layanan bebas pulsa dari kartuHALO Anda, atau dapat dilakukan melalui SMS :

Caranya :
- Ketik pesan SMS : GPRS
- Contoh : GPRS
- Kirim ke : 6616

Catatan :
- Tarif pesan kirim SMS : Rp. 250 ,- / pesan.

3. Sistem akan memberikan pesan notifikasi SMS kepada Anda setelah beberapa waktu untuk memberitahukan bahwa permintaan aktivasi sedang diproses : “Your request for GPRS Setup already received. Please wait for max. 48 hours for succesfull activation notification message.”

4. Pemrosesan aktivasi membutuhkan waktu maksimum 48 jam.

5. Setelah proses aktivasi sukses dilakukan, sistem akan memberitahukan kepada Anda melalui SMS dari 6616 : “Welcome to GPRS Service! Your GPRS service has been activated. Please visit www.telkomsel.com for more information”

6. Melakukan setting pada terminal komunikasi yang digunakan dengan parameter-parameter seperti berikut :

? Connection Name : APN Telkomsel
? Data Bearer : GPRS
? Access Point Name : telkomsel
? Username : wap
? Prompt Password : No
? Password : wap123
? Authentication : Normal
? Homepage : http://wap.telkomsel.com
? WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130
? Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)

7. Berada di wilayah layanan GPRS.

8. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda telah terdaftar pada www.telkomsel.com.

9. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda melakukan setting handset untuk menggunakan Access Point Name (APN) telkomsel.

Setting GPRS XL

* Setting GPRS/MMS Secara Otomatis

Kirimkan SMS berikut ke 9667, hanya Rp. 350,- (sudah termasuk PPN untuk pengguna bebas dan belum termasuk PPN untuk pengguna Xplor).
o Untuk setting GPRS:
GPRS
o Untuk setting MMS:
MMS

Penulisan merk dan tipe ponsel (tidak case sensitive) :

MERK

TIPE (pilih salah satu)

NOKIA atau NOK

3100, 3200, 3220, 3300, 3510, 3510i, 3520, 3530, 3560, 3650, 3660, 5100, 6100, 6108, 6200, 6220, 6225, 6230, 6340i, 6600, 7610, 6610, 6610i, 6650, 6800, 6810, 6820, 7200, 7210, 7250, 7600, 7650, 7700, 8910i, N-Gage, N-Gage QD, 9500

SONYERICSSON atau ERICSSON atau SE

T39m, T68, T68i, T230, T300, T310, T610, T630, P800, P900, P910, Z200, Z600, K700i, K500i, S700i

SIEMENS

S57, SL55, SX1, C62, S65, SL65, CX65

SAMSUNG

X100, X600, E700

Untuk aktivasi GPRS/MMS di sistem, hubungi Customer Service XL di 818 melalui nomor bebas/Xplor Anda (bebas pulsa) atau 021 57959818 melalui nomor lainnya (dikenakan tarif sesuai dengan yang berlaku).

* Setting GPRS/MMS Secara Manual

Setting Parameter GPRS :

o Connection name : XL GPRS
o Data bearer : GPRS
o Access point name : www.xlgprs.net
o User name : xlgprs
o Prompt Password : No
o Password : proxl
o Authentication : Normal
o Homepage : http://wap.lifeinhand.com
o Connection Security :- off
o Session mode : permanent
o Phone IP address : Automatic
o Primary name server : 0.0.0.0
o Secondary name server : 0.0.0.0
o WAP Gateway IP Address : 202.152.240.50
o Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)

Setting GPRS IM3

* Setting GPRS Secara Otomatis

Kirim SMS ke 3939 dengan isi pesan :

GPRS [Merk HP] [Type HP]

Contoh :
- GPRS Nokia 7650
- GPRS Ericsson T68
- GPRS SE P800

* Setting GPRS Secara Manual

Setting Parameter GPRS :

o Connection name : M3-GPRS
o Access point name : www.indosat-m3.net
o User name : gprs
o Password : im3
o Authentication : Normal
o Homepage : http://wap.indosat-m3.net
o IP address : 010.019.019.019
o Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)

SETTING/ PENGATURAN PENTING

SETTING MMS & GPRS
Setting ini berdasarkan pada Nokia 6630. Untuk tipe handphone lain bisa disesuaikan dgn structure setting masing2 hp

*IM3

1. M3 GPRS
Nama Koneksi: M3 GPRS
Media data: Data paket
Nama jalur akses : www.indosat-m3.net
Nama Pengguna: gprs
Minta kode akses : Tidak
Kode akses :****
Otentifikasi: Normal
Homepage: http://wap.indosat-m3.net

Pengaturan lanjutan:
Jenis jaringan:IPv4
Alamat IP Telepon: otomatis
Nama server:otomatis
Alamat server proxy:10.19.19.19
Nomor port proxy:8080

2. M3-MMS
Nama koneksi : M3-MMS
Media data: Data paket
Nama jalur akses :mms.indosat-m3.net
Nama Pengguna: mms
Minta kode akses : Tidak
Kode akses :****
Otentifikasi: Normal
Homepage: http://mmsc.m3-access.com

Pengaturan lanjutan:
Jenis jaringan:IPv4
Alamat IP Telepon: otomatis
Nama server:otomatis
Alamat server proxy:10.19.19.19
Nomor port proxy:8081

*MATRIX / MENTARI

1. SAT-GPRS
Nama Koneksi: SAT-GPRS
Media data: Data paket
Nama jalur akses :satelindogprs.com
Nama Pengguna:Tidak ada
Minta kode akses : Tidak
Kode akses :****
Otentifikasi: Normal
Homepage: http://satwap

Pengaturan lanjutan:
Jenis jaringan:IPv4
Alamat IP Telepon: otomatis
Nama server:otomatis
Alamat server proxy:202.152.162.250
Nomor port proxy:8080

2. SAT-MMS
Nama Koneksi: SAT-MMS
Media data: Data paket
Nama jalur akses :mms.satelindogprs.com
Nama Pengguna:satmms
Minta kode akses : Tidak
Kode akses :****
Otentifikasi: Normal
Homepage: http://mmsc.satelindogprs.com

Pengaturan lanjutan:
Jenis jaringan:IPv4
Alamat IP Telepon: otomatis
Nama server:otomatis
Alamat server proxy:202.152.162.88
Nomor port proxy:8080

*TELKOMSEL

1. TSEL-GPRS
Nama Koneksi: TSEL-GPRS
Media data: Data paket
Nama jalur akses :telkomsel
Nama Pengguna:wap
Minta kode akses : Tidak
Kode akses :****
Otentifikasi: Normal
Homepage: http://wap.telkomsel.com

Pengaturan lanjutan:
Jenis jaringan:IPv4
Alamat IP Telepon: otomatis
Nama server:otomatis
Alamat server proxy:10.1.89.130
Nomor port proxy:8000

2. TSEL-MMS
Nama Koneksi: TSEL-MMS
Media data: Data paket
Nama jalur akses :mms
Nama Pengguna:wap
Minta kode akses : Tidak
Kode akses :****
Otentifikasi: Normal
Homepage: http://mms.telkomsel.com

Pengaturan lanjutan:
Jenis jaringan:IPv4
Alamat IP Telepon: otomatis
Nama server:otomatis
Alamat server proxy:10.1.89.150
Nomor port proxy:8000

3. TSEL-INTERNET
Nama Koneksi: TSEL-INTERNET
Media data: Data paket
Nama jalur akses :internet
Nama Pengguna:wap
Minta kode akses : Tidak
Kode akses :****
Otentifikasi: Normal
Homepage: http://wap.telkomsel.com

Pengaturan lanjutan:
Jenis jaringan:IPv4
Alamat IP Telepon: otomatis
Nama server:otomatis
Alamat server proxy:10.1.89.130
Nomor port proxy:8000

*XL

1. XL-GPRS
Nama Koneksi: XL-GPRS
Media data: Data paket
Nama jalur akses :www.xlgprs.net
Nama Pengguna:xlgprs
Minta kode akses : Tidak
Kode akses :****
Otentifikasi: Normal
Homepage: http://wap.lifeinhand.com

Pengaturan lanjutan:
Jenis jaringan:IPv4
Alamat IP Telepon: otomatis
Nama server:otomatis
Alamat server proxy:202.152.240.50
Nomor port proxy:8080

2. XL-MMS
Nama Koneksi: XL-MMS
Media data: Data paket
Nama jalur akses :www.xlmms.net
Nama Pengguna:xlgprs
Minta kode akses : Tidak
Kode akses :****
Otentifikasi: Normal
Homepage: http://mmc.xl.net.id/servlets/mms

Pengaturan lanjutan:
Jenis jaringan:IPv4
Alamat IP Telepon: otomatis
Nama server:otomatis
Alamat server proxy:202.152.240.50
Nomor port proxy:8080